Penyu raksasa jenis belimbing asal Thailand diketahui bertelur di kawasan pantai Desa Retak Mudik, Kecamatan Mukomuko Selatan Kabupaten Mukomuko, berjarak 287 Km dari kota Bengkulu.
Kepala Dinas Kehutnan dan Perkebunan Kabupaten Mukomuko Risyam Anuar, dihubungi Senin mengatakan, lokasi penyu itu bertelur sekitar 20 meter dari garis pantai dan berada dalam kawasan hutan konservasi laut dengan jumlah telur mencapai ratusan butir.
"Dugaan penyu itu berasal dari Thailand karena pada bagian kulitnya terdapat tulisan Thailand." katanya.
Guna menjaga keamanan, menurut dia telah ditunjuk salah seorang warga setempat untuk mengawasinya. Warga tersebut merupakan yang pertama kali menemukan penyu itu ketika sedang bertelur.
Ia menjelaskan, kedatangan penyu asing itu diketahui sore hari, Namun begitu sampai didaratan masih mencari-cari lokasi untuk bertelur, dan pada malam hari baru mengeluarkan telur.
"Kita langsung melakukan pengamanan di sekitar lokasi bertelur guna untuk mengantisipasi adanya gangguan dari binatang buas," tegasnya.
Kawasan hutan konservasi laut yang luasnya sekitar 100 hektare (Ha) itu selama ini memang menjadi tempat bertelur penyu khas Bengkulu seperti penyu hijau dan blimbing.
Penyu Belimbing Thailand Bertelur di Pantai Mukomuko
Written by Administrator
Monday, 09 August 2004
Penyu raksasa jenis belimbing asal Thailand diketahui bertelur di kawasan pantai Desa Retak Mudik, Kecamatan Mukomuko Selatan Kabupaten Mukomuko, berjarak 287 Km dari kota Bengkulu.
Kepala Dinas Kehutnan dan Perkebunan Kabupaten Mukomuko Risyam Anuar, dihubungi Senin mengatakan, lokasi penyu itu bertelur sekitar 20 meter dari garis pantai dan berada dalam kawasan hutan konservasi laut dengan jumlah telur mencapai ratusan butir.
"Dugaan penyu itu berasal dari Thailand karena pada bagian kulitnya terdapat tulisan Thailand." katanya.
Guna menjaga keamanan, menurut dia telah ditunjuk salah seorang warga setempat untuk mengawasinya. Warga tersebut merupakan yang pertama kali menemukan penyu itu ketika sedang bertelur.
Ia menjelaskan, kedatangan penyu asing itu diketahui sore hari, Namun begitu sampai didaratan masih mencari-cari lokasi untuk bertelur, dan pada malam hari baru mengeluarkan telur.
"Kita langsung melakukan pengamanan di sekitar lokasi bertelur guna untuk mengantisipasi adanya gangguan dari binatang buas," tegasnya.
Kawasan hutan konservasi laut yang luasnya sekitar 100 hektare (Ha) itu selama ini memang menjadi tempat bertelur penyu khas Bengkulu seperti penyu hijau dan blimbing.
MUKOMUKO - Keluhan para perawat di RSUD Mukomuko yang berstatus tenaga suka rela (TKS), patut menjadi perhatian Pemkab. Mereka mengaku sudah enam bulan tidak menerima uang jasa. Padahal mereka setiap hari dituntut bekerja melayani setiap pasien yang menjalani rawat inap. Keluhan ini disampaikan TKS RSUD yang bertugas di instalasi rawat inap (IRNA) dan instalasi gawat darurat (IGD), Vivi dan Ria. Kendati tidak menerima uang jasa, namun mereka tetap tegar dan selalu patuh untuk menjalani tugasnya.
Lagi Krisis, Pemkab MM Beli 18 Mobnas Seharga Rp 2,15 M
Written by Administrator
Monday, 09 August 2004
Rencananya, 18 unit mobnas baru tersebut akan dibagikan kepada camat se-Kabupaten Mukomuko. Sebagian lagi untuk operasional para staf ahli bupati. Rinciannya 15 unit untuk camat dan 3 unit untuk staf ahli bupati.
Kabag Umum Perlengkapan Setdakab Mukomuko, H. Yahunuddin, SH membenarkan soal pembelian mobnas tersebut. ''Pembagian mobil ini rencananya dilakukan (22/12) nanti. Dalam schedulle-nya penyerahan akan dilakukan secara serentak oleh Bapak Bupati Drs. Ichwan Yunus. Dengan kendaraan dinas ini, Bupati berharap kinerja pejabat bersangkutan bisa ditingkatkan. Yang jelas, sesuai dengan program Bupati untuk efektifitas pelayanan pemerintah terhadap masyarakat,'' ujar Yahun.
Menurut Yahun, pembelian 18 unit Mobnas Avanza tersebut menggunakan APBD 2008 sebesar Rp 2,15 miliar. Proses pengadaannya pun dilakukan sesuai dengan prosedur yakni lelang resmi. Bagaimana dengan nasib Mobnas camat yang lama? Untuk diketahui, Mobnas camat yang lama sebanyak 5 unit jenis Mistubishi Kuda.